Selamat Datang


 
Main » 2009 » July » 6 » PAKU
PAKU
4:43 PM
Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang bersifat pemarah. Untuk rnengurangi kebiasaan marah sang anak. ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang setiap kali dia marah

Hari pertama anak itu telah memakukan 48 paku ke pagar setiap kali dia marah. Lalu secara bertahap jumlah itu berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar.

Akhirnya tibalah hari dimana anak tersebut merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari - hari berlalu dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar.

“Hmm. kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi. lihatlah lubang-lubang di pagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya. ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahan. Kata-katamu meninggalkan bekas seperti lubang ini ... di hati orang lain.

Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang. lalu mencabut pisau itu … Tetapi tidak peduli beberapa kali kamu minta maaf. luka itu akan tetap ada .. . dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka fisik.

Views: 338 | Added by: admin | Rating: 0.0/0 |
Total comments: 0
Name *:
Email *:
Code *:
Saturday
2017-11-18
4:57 PM
Kalender
«  July 2009  »
SuMoTuWeThFrSa
   1234
567891011
12131415161718
19202122232425
262728293031
Halaman Login
Welcome Guest!
Halaman Chat
Polling
Bagaimana Website Saya?
Total of answers: 4
Mysite

Copyright MyCorp © 2017
Free web hostinguCoz